4th Street Bar Hive-Bar

Hive-Bar Powered by Hive beta-fdb5b5b

Community post

EPISTAKSIS

Epistaksis atau biasa sering kita sebut dengan mimisan merupakan suatu perdarahan yang terjadi pada hidung.

image

Penyebab :

  1. Trauma : ringan ( mengorek hidung, mengeluarkan ingus terlalu kuat ), Berat ( terpukul misalkan seperti pada petinju, jatuh, kecelakaan lalu lintas )

  2. Infeksi ( Rhinitis maupun sinusitis )

  3. Adanya keganasan

  4. Penyakit penyerta seperti : hipertensi

  5. Benda asing dalam hidung

Klasifikasi Epistaksis :

  1. Epistaksis Anterior ( Bagian depan )

image

Biasanya sumber perdarahan berasal dari pleksus kiesselbach.

2.Epistaksis Posterior ( Bagian belakang )

image

Perdarahan berasal dari pembuluh darah arteri sfenopalatina atau ethmoidalis posterior. Epistaksi bagian posterior ini bisa dicurigai apabila :

• Sebagian besar perdarah terjadi sampai ke dalam faring

• Suatu tampon anterior gagal mengontrol perdarahan

• Pada pemeriksaan hidung tampak letak perdarahan terletak pada bagian posterior.

Tata Laksana :

  1. Perbaiki keadaan umum

  2. Cari sumber perdarahan

  3. Menghentikan perdarahan

Perdarahan anterior : dapat dilakukan kompresi pada hidung dengan cara menekan hidung dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk selama 10-15 menit, cara ini akan membantu menekan pembuluh darah yang aktif sehingga dapat menghentikan perdarahan.

image

Perdarahan posterior dapat memasang tampon hidung untuk menghentikan perdarahan.

image

Atau juga dapat memasang tampon seperti bentuk susunan :

image

Pemasangan tampon selama 2 x 24 jam atau baru dilepas pada hari ke tiganya

SARAN : Apabila perdarah banyak dan terus menerus , jangan lupa konsultasi dengan tenaga medis disekitar kawan-kawan semua.

SEMOGA BERMANFAAT ...

THANK YOU SO MUCH FOR
WATCHING GUYS

FOLLOW ME IN STEEMIT
@nurultasnimms

13 upvotes $0.09

Replies (1)

Review before signing

Posting as . Signing with . Keychain permission: Posting. Hive Keychain will ask you to approve this action next.


  
Technical details

Operation fingerprint: