Community post
Pena Hati
Lagi Ku Cedera

Angin itu mengusap lembut pipiku
Mengering segala yang basah
Menderu detak jantung
Mencekam luka yang pernah pulih
Pernah sesaat bahkan secepat kilat
Halayak bertanya-tanya
Tak tampak pun
Tak mungkin
Terlalu sempurna lukisan senyum
kuterperangkap dalam angan
yang kucipta sendiri
Tenanglah wahai hati
Kau tak sendiri
Walau kau cedera kembali
Replies (1)
Congratulations @sastranurul! You received a personal award!
You can view your badges on your Steem Board and compare to others on the Steem Ranking
Vote for @Steemitboard as a witness to get one more award and increased upvotes!